Hukum Acara Peradilan Agama Dalam Praktek

Peradilan agama sebagai salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman bagi rakyat Indonesia yang beragama Islam yang mencari keadilan mengenai perkara perdata tertentu yang diatur dalam undang-undang.

Ketentuan Pasal 49 UU Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, bahwa Pengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang: Perkawinan, Waris, Wasiat, Hibah, Wakaf, Zakat, Infaq, Shadaqah, Ekonomi syari’ah.

Tata-cara beracara di Pengadilan Agama, dibahas secara teoritis dan praktis dalam buku saya berjudul “Hukum Acara Peradilan Agama Di Indonesia”, baik di tingkat pertama, banding, tingkat kasasi, peninjauan kembali, hingga pelaksanaan putusannya (eksekusi). Disamping disertai contoh surat-menyurat, antara lain: contoh surat kuasa khusus, gugatan, permohonan, jawaban, eksepsi, replik, duplik, dan kesimpulan, buku ini juga dilengkapi dengan kumpulan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan beracara di peradilan agama.

Semoga bermanfaat. (MK)

37 total views, 1 views today

Author: Muh Khambali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *